Tips Mengatasi Efek Udara Panas

Hot News. Udara di Indonesia minggu-minggu ini terasa semakin panas. Berikut akan dibahas tips & cara mengatasi udara panas. Anda pasti akhir-akhir ini merasakan iklim di kota-kota Jawa khususnya, terutama Jakarta, atau Surabaya misalnya, semakin panas. Gerah kalau orang bilang, kalau orang jawa bilang Sumuk. Bahkan di salah satu stasiun TV baru-baru ini membahas akan udara panas yang melanda Jakarta yang telah berlangsung beberapa minggu terakhir. Seorang ahli geofisika diundang hadir, begitu pula seorang staff BMG mendampinginya.

Saya sendiri merasakan efek dari udara panas akhir-akhir ini. Kalau di siang hari, matahari terasa terik, kalau di malam hari, wah ngga bakalan betah tanpa bantuan kipas angin atau Air Conditioner (AC). Kebetulan, di rumah saya cuman ada Kipas angin, jadi ya lebih banyak gerahnya daripada enggak. Untungnya di kantor saya jarang keluar, jadi ya mendekam terus seperti kura-kura. Berangkat Pagi – Pulang Sore.

Kembali ke permasalahan udara panas, Udara panas ini dalam perbincangan yang ada di salah satu tv tersebut menyatakan bahwa udara panas yang menyerang Jakarta ini (suhu antara 34-37 derajat) sebagai salah satu dampak dari pemanasan global, sehingga cuaca makin sulit diprediksi dan makin tidak jelas kapan pergantian musim akan terjadi. Salah satu lagi penyebab hal ini bisa terjadi di Indonesia, adalah ternyata pengaruh limbah industri pun berperan serta akan terjadinya hal ini (www.kompas.com/Selasa, 23 September 2008) Selain itu dipengaruh oleh pergantian musim juga, namun efek yang paling banyak adalah karena Efek perusakan lingkungan.

Hasil dari udara panas yang menyerang Jakarta ini (Indonesia pada umumnya) membuat beberapa efek pengrusakan lainnya, maka daripada itu perlu diwaspadai, diantaranya:
1. air bersih makin susah
2. kebakaran hutan (baik disengaja maupun tidak) akibatnya polusi udara juga berambah
3. penyakit ISPA dan diare (yang bisa bermutasi) jadi obat-obatan lama sudah tidak mempan lagi. infeksi saluran pernafasan atas (ISPA); diare dan penyakit kulit.

Suhu udara panas bisa memicu perkembangbiakan bakteri dan mikroba lainnya pada makanan. Karena itu, selain menyimpan makanan dengan baik dan benar, proses pengolahan makanan harus dijaga agar tetap bersih. Menjaga kebersihan selama proses produksi makanan dan minuman memang menjadi kunci utama menghindari keracunan makanan. Lebih dari 80 persen kasus keracunan makanan terkait dengan soal kebersihan tersebut. Pasalnya, bakteri atau mikroba justru mudah berkembang pesat dalam suhu ruang yang panas seperti sekarang. Satu-satunya jalan menghindari potensi keracunan adalah menjaga proses pengolahan makanan tetap bersih.

Debu yang beterbangan dengan bebas juga menjadi faktor penting makanan menjadi kotor. Karena itu, cara penyajian menjadi soal lain yang juga tidak boleh disepelekan. Sumber cemaran mikroba memang antara lain berasal dari air tercemar, debu, lalat, binatang peliharaan, peralatan dan tangan yang kotor, serta makanan mentah. Maka, berbagai cara mencegah keracunan pangan bisa dilakukan dengan mengolah makanan dengan benar, menutup makanan yang sudah diolah, serta mencuci tangan sebelum makan.

Jagalah Kebersihan. Kebersihan mencakup seluruh proses, mulai dari penyiapan bahan mentah, kebersihan wadah pembuatan, proses pengolahan bahan, penyajian, hingga dikonsumsi pembeli. Tanpa itu, berbagai jenis bakteri atau mikroba yang mengganggu kesehatan akan mudah meracuni.

Selain itu akibat dari udara panas adalah:

Kram Karena Panas
Dalam udara yang panas, maka orang yang bekerja keras atau mengeluarkan banyak keringat terkadang dapat menderita kram (kejang) dengan tanda sakit pada kedua tungkai kaki, lengan, atau perut. Kram terjadi akibat tubuh kekurangan zat garam. Untuk mengatasinya masukkanlah satu sendok garam kedalam satu liter air matang dan minumlah setelah diaduk terlebih dhulu.

Kelelahan Karena Panas
Orang yang bekerja dan mengeluarkan banyak keringat dalam udara yang panas dapat menjadi sangat pucat, lemah, dan mungkin merasa akan pingsan. Kulitnya dingin dan lembab, serta denyut nadi cepat dan lemah. Untuk mengatasinya bawa orang tersebut ketempat yang sejuk dan kemudian angkat kedua kakinya dan urutlah tungkainya. Beri minum air yang dicampur dengan garam 1 sendok teh garam (kedalam 1 liter air), namun jangan beri apa-apa lewat mulut jika penderita tidak sadar.

Pingsan Karena Panas
Pingsan karena panas (misal sewaktu upacara bendera) bisa menjadi sangat berbahaya untuk itu diperlukan penanganan dengan segera. Tanda orang yang pingsan karena udara panas adalah penderita mengalami demam panas tinggi. Untuk mengatasinya panas tubuh harus segera diturunkan dengan cara basahi tubuhnya dengan air dingin dan kipasi tubuhnya. Lakukan sampai panasnya turun, dan segera hubungi dokter.

Serangan panas dapat juga menyebabkan rasa mual, pusing dan lemas. Hal ini disebabkan karena tubuh kekurangan cairan, akibat banyaknya cairan yang keluar melalui keringat dan sedikitnya cairan yang masuk. Untuk mencegah hal ini terjadi, banyaklah minum, tapi jangan kopi atau minuman yang mengandung kafein, pada saat berada di tempat terbuka yang panas.

Mo cara yang sedikit ekstrem? kondisi ini berlaku jika anda menyukai makanan pedas. Anda bisa membaca artikelnya dengan judul mengatasi udara panas dengan makanan pedas

Popularity: 10% [?]

Related posts

Tags: , , , , ,

4 Responses to “Tips Mengatasi Efek Udara Panas”

  1. tommy says:

    tanpa kita sadari udara yang kita hirup tidak sehat dan kotor sehingga mengakibatkan kita tertular berbagai penyakit dan kamar tidur ternyata adalah ruangan penyimpan debu yang cukup besar 20x lebih banyak dari pada ruang lainnya di dalam rumah nah sebelum terlambat segera gunakan RAINBOW E4 series untuk membersihkan udara di semua bagian ruangan anda agar terbebas dari debu dan tertular penyakit.peralatan anda belum tentu dapat melakukan semua yang bisa rainbow lakukan saksikan demo RAINBOW E4 SERIES dengan menghubungi nomor 021-99668819 hanya untuk wilayah jadebotabek anda akan terkejut setelah melihat kenyataan yang ada bahwa anda selama ini tidur bersama dengan debu dan kuman – kuman penyakit cepat sebelum semuanya terlambat dan berhati hatilah akan tungau karena bisa menyebabkan demam kawasaki yang berakibat kematian……

  2. [...] kemaren saya membahas tentang udara panas yang menyengat di kota-kota di pulau Jawa, termasuk tips sedikit ekstrim dengan makanan pedas, eh [...]

  3. [...] seru-serunya saya bercerita tentang udara panas, seperti yang telah saya tulis tentang tips mengatasi efek udara panas dan tips meredam udara panas di rumah saya mendapatkan satu lagi tips untuk mengatasi udara panas [...]

  4. [...] tips mengatas efek udara panas, berikut tips meredam udara panas jika berada di rumah yang masih mengalami kegerahan. Banyak rumah [...]

Leave a Reply