Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; en-US) AppleWebKit/525.13 (KHTML, like Gecko) Chrome/0.2.149.27 Safari/525.13. Ya itulah browser (user-agent) yang gw gunain saat mencoba browser baru buatan Google, yang dinamain dengan Google Chrome. Walaupun masih beta, kelihatannya google chrome ini sudah mulai menunjukkan taringnya diantara para pesaingnya seperti Internet Explorer, Mozilla Firefox, Opera, Safari dsb. Karena masih baru mungkin ya.. sampe-sampe Feedjit, mendeteksi Chrome ini sebagai safari, wah berarti belum keupdate databasenya bos…

google-chrome-browser-logoUntuk proses instalasi, sama seperti proses instalasi YM misalnya, kita diharuskan untuk online. File ChromeSetup.exe sebesar 475kb otomatis akan mendownload file yang diperlukan untuk instalasi sesaat setelah kita klik ChromeSetup.exe tersebut. Jadi bagi yang memiliki bandwidth rendah ya harap maklum, instalasi akan membutuhkan waktu yang lama juga. Pokoknya tergantung bandwidth yang anda punya. Untuk mengunduh file ChromeSetup.exe dapat anda cari di http://www.google.com/chrome . Namun bila anda pas-pasan dan ingin installer versi offline, Jangan takut, ada juga installer versi offlinenya, setelah gw cari-cari di internet ketemulah alamat ini, Chrome Installer Versi Offline. Silahkan anda coba sendiri lah..

googlechromeSetelah instalasi selesai, gw mencoba untuk mengetest kecepatan browser ini, dan hasilnya memang Google Chrome terasa lebih cepat dibandingkan dengan firefox sekalipun. uhmm bisa dijadikan alternative neh kalo begitu? Selain itu, Google Chrome juga support bahasa indonesia, walaupun bagi gw, penggunaan bahasa Indonesia, kadang malah bikin bingung gw sendiri karena bahasanya yang kurang familiar dibaca, apalagi karena kayaknya lebih enak membaca istilah bahasa inggris karena kayaknya kalau diartikan dengan bahasa indonesia kok seperti maksa banget gitu loh. Apalagi kehebatan dari Google Chrome? cari aja di internet, banyak kok…

Walaupun begitu, Google chrome versi beta ini memiliki pula celah keamanan menurut yang gw baca di Detikinet.com. Menurut detikinet disebutkan bahwa:

Setidaknya dua celah telah ditemukan di Chrome oleh para peneliti keamanan. Celah ini  berpotensi menyebabkan aplikasi menjadi crash hingga terinstalnya malware secara remote.

Apapun itu jangan sampe menyurutkan kita untuk sekedar mencoba, atau paling tidak mencicipi kayak apa sih yang namanya Google Chrome. Kalau Gw sudah nyoba, elo mo nyoba juga ngga? silahkan pilih. dipilih dipilih.. “Boleh kak dicoba.. masuk saja…, begitu kata sales ITC kalau lagi nawarin barangnya.. ”

google_chrome_logo_471

Popularity: 4% [?]

Related posts