Belajar Tentang Backlink

Setelah tadi dapat masukan dari mas tamim yang kamu bisa baca komentarnya disini, mungkin sudah saatnya gw belajar tentang apa itu backlink,  duh tambah pusing kepalaku aja neh dengan dunia internetan. Ngomong-ngomong, mengenai masukan mas tamim tadi, sebenarnya setiap gw bikin postingan yang ngambil referensi dari luar, biasanya gw pasti ngasih sumber tempat gw ambil referensi tersebut. Kenapa gw milih bikin postingan sendiri dan menulis sumbernya daripada langsung ngelink atau bisa dibilang ngerujuk langsung ke sumbernya? Ada beberapa alasan diantaranya:

1. Pertama, karena style menulis masing-masing orang beda!

Yah.. itu satu alasan kenapa gw milih nulis sendiri. yah karena bahasa kita beda, gw bisa dibilang mereview, menulis ulang, apa yang dikatakan orang, dan dalam tulisan di buku, biasanya ada footnote yang menyertakan sumbernya/penjelasannya. Mungkin kata-kata dia, menurut gw ngga sesuai, menurut dia ngga sesuai, mungkin menurut gw sesuai. Nah.. untuk menjembataninya, gw bikin tulisan sendiri, dengan menyuplik/mengambil beberapa kata / kalimat yang menurut gw sesuai dengan pemikiran gw, dengan menyertakan sumbernya.

2. Kedua, kalo ngelink langsung, postingan kita jadi pendek banget!

Lah.. repot kan, kalo kita nulis berita dengan judul “Penari Streaptease” misalnya cuman begini isinya:

ini ada berita heboh tentang penari streaptease! baca beritanya klik disini di Berita Utama!.

Itu hanya dalam satu Judul saja! bagaimana kalau kita sudah bikin 100 judul misalkan? ya berarti halaman kita hanya dipenuhi oleh judul-judul saja, isinya ngga ada alias, cuman berisi postingan link!

3. Ketiga, karena gw tidak mereview satu sumber saja!

Kalao kita mereview tidak dari satu sumber, biasanya, style kata-kata mungkin beda, dan kita ngga mungkin dong mo menulis ulang semua kalimat dia? ya ngga? atau kalaupun hanya linknya saja misal, berarti dalam satu postingan, hanya berisi kumpulan link-link. bukan isinya.

4. Keempat, pengen orang seneng ke blog ataupun lama baca di blog gw!

Nah satu titik point yang mungkin ngga gw aja yang demen, tapi hampir semua blogger begitu, yaitu pengen trafficnya meningkat, yaitu banyak orang berkunjung di blognya, banyak orang baca-baca di blognya, banyak orang menyetujui hasil reviewnya, dan sebagainya. Nah menurut pemikiran gw, semakin banyak kata postingan kita, berarti peluang kita untuk terekam di search engine semakin besar. Nah penghargaan yang harus kita tampilkan di postingan itu adalah dengan menulis sumber / rujukan postingan yang kita bahas tersebut.

Nah.. berhubung sudah hampir Berbuka Puasa, mungkin harus gw break dulu cerita kali ini, mungkin akan gw bahas lagi belajar mengenai backlink, nanti kalo udah longgar! Salam.

Kembali lagi membahas belajar mengenai backlink, ada satu alasan lagi yaitu:

5. Kelima, Bikin link yang gampang dicerna dan langsung ke TKP

Titik berat dari point kelima adalah karena gw melihat banyaknya versi atau macam postingan yang mungkin bagi sebagian orang awam seperti gw, kesulitan untuk mencari atau mengunduh apapun itu, baik artikel, program, pengetahuan atau apapun itu yang pasti banyak orang yang membuatnya dengan berbagai versi mereka. kenapa tidak disatukan aja dijadiin satu review? mungkin akan menghemat waktu para surfer untuk langsung mendapatkannya dari berbagai versi. Toh itu juga gw fokusin ke salah satu tema yang memang hanya orang-orang yang memang mencarinya. Inspirasi gw ini berasal dari blognya lorelle.wordpress.com yang sering mengulas tentang wordpress.

Kembali lagi ke awal, mungkin saatnya gw cari-cari referensi tentang backlink sesuai judul diatas, menurut http://en.wikipedia.org/wiki/Backlink disebutkan disana bahwa backlink adalah:

Backlinks (or back-links (UK)) are incoming links to a website or web page. In the search engine optimization (SEO) world, the number of backlinks is one indication of the popularity or importance of that website or page (though other measures, such as PageRank, are likely to be more important). Outside of SEO, the backlinks of a webpage may be of significant personal, cultural or semantic interest: they indicate who is paying attention to that page.

In basic link terminology, a backlink is any link received by a web node (web page, directory, website, or top level domain) from another web node (Björneborn and Ingwersen, 2004). Backlinks are also known as incoming links, inbound links, inlinks, and inward links.

Uhm.. jadi tambah bingung gw. maklum ngga paham2 banget pake boso inggris soalnya, tapi sebentar, ada bahasan menarik tentang backlink diblognya http://www.cosaaranda.com/tentang-backlink.htm yang menyebutkan bahwa:

Apa Itu Backlink?

Bahasa sederhananya, backlink atau tautan balik adalah link atau tautan yang didapat oleh situs kita dari situs lain. Misalnya, situs A memberikan link ke situs B, ini berarti situs B baru saja mendapat backlink dari situs A. Berarti pula, situs B saat ini memiliki 1 buah backlink. Tidak susah kan konsepnya?

trus apa tujuan adanya backlink?

Apa sebenarnya tujuan dari mengumpulkan backlink? Menaikkan http://www.cosaaranda.com/tentang-pagerank.htm? Atau mendapatkan posisi yang baik di mesin pencari? Kedua jawaban tersebut memang benar, namun pada prakteknya ada sedikit perbedaan implementasi.

Untuk menaikkan PageRank, backlink yang kita miliki harus:

* Berasal dari situs dengan topik sejenis (baca artikel “Tragedi PageRank Update” sebagai tambahan informasi).
* Berasal dari situs yang PageRank-nya lebih tinggi. Namun tidak ada salahnya mengumpulkan backlink dari situs ber-PR berapapun karena tetap akan diperhitungkan dalam penilaian PageRank.

Sedangkan apabila tujuan kita adalah untuk menaikkan ranking di search engine, maka:

* Backlink dapat dikumpulkan dari berbagai situs. Tapi tetap saja, utamakan backlink dari situs bertopik sejenis.
* Backlink usahakan berupa Natural Backlink.
* Backlink harus menggunakan variasi keyword yang dibidik pada anchor text. Usahakan pula untuk melakukan deep linking atau link ke halaman-halaman lain pada situs yang bersangkutan.

Oh jadi backlink pada intinya adalah untuk menaikkan pagerank? la makhluk apa lagi pagerank itu? kalo gw nggak salah, pagerank adalah rangking di search engine. jadi semakin tinggi rangking, mungkin semakin besar kemungkinan kita akan nongol di halaman pertama search engine. begitu mungkin kira-kira.

Pertanyaan gw selanjutnya, mungkin para pembaca bisa menjawabnya:

1. Jadi apakah harus kita membuat backlink ketika akan mereview artikel seseorang?
2. bagaimana jika tidak ada link (a href maksudnya), hanya tulisan linknya misalnya: http://makhrus.jagakarsa.ac.id apakah ini bisa dianggap backlink juga? dan apa diperbolehkan?
3. bagaimana jika seperti yang gw lagi coba di blog gw ini, dibikin link redirect yang kalau kita klik akan membuka sumber yang dituju, apakah kondisi seperti ini juga akan membuat backlink juga?
4. Apa konsekuensi jika kita hanya melakukan kondisi ke 2 dan ke 3?

Berhubung gw masih belajar dan gw hanyalah manusia biasa, kalau ada pembaca yang tau jawabannya silahkan memberikan komentar. gw tunggu komentarnya. Mari kita membangun dan mencari ilmu bersama-sama. Salam.

Popularity: 5% [?]

Related posts

Tags:

6 Responses to “Belajar Tentang Backlink”

  1. I love this post. Author has shared his experiences to educate newbie like me. Keep on posting!

  2. MySpace Friend Adder says:

    Hard to beleive, but true it is LOL…. Thanks Again

  3. How do I add this to my RSS reader? Sorry I’m a newbie :(

  4. mtamim says:

    maaf mas baru baca ternyata ada posting yang “menjawab” komentar saya. oke lah, tadinya saya sudah tak terlalu mempersoalkan posting kemarin dulu, tapi dengan adanya posting ini saya terpaksa akan comment lagi.

    untuk “alasan” anda point 1-4 saya no comment lah. ada beberapa hal yang mau saya katakan tapi kayaknya tll panjang.
    cuma utk poin ke 5 yang katanya anda dapat ide dari lorelle (sayang link anda gak menunjuk ke posting dimaksud jadi saya gak nemu posting ybs) saya kira ada mispersepsi. saya kira yg dimaksud lorelle adalah mengumpulkan bebereapa link ke posting dg tema tertentu dengan merujuk ke artikel2 di blog lain (misalnya kumpulan posting2 ttg panduan membua blog) dengan tidak mengumpulkan artikel2 tsb, trus di-zip dan dipasang di blog sendiri. ini kan merugikan penulis asli karena pengunjung malas ke situs asli nya dan hanya berhenti di “situs pengumpul” tadi. (setahu saya Blogger yg profesional akan tetap merujuk ke link/posting resmi.bahkan misalnya situs resmi nya sudah down sekalipun).
    ya, tentu traffik akan makin banyak ke “situs pengumpul” dan jika tujuannya untuk mendulang traffik ya tercapailah tujuan, tapi apakah etis? ya disini saya hanya menekankan ke soal etika.

    after all barangkali akan panjang dan debatable kalo bicara etika.

    Saya cuma mau re-comment mengenai DISCLAIMER seperti saya pernah katakan (dan saya tulis di website maupun di palikasi) bahwa silahkan mempublikasi aplikasi2 saya sejauh untuk kepentingan dakwah dan tidak dikomersilkan dengan memberikan rujukan ke SITUS RESMI (inhandlearning.com).

    Untuk backlink ke SITUS RESMI saya lihat belum ada di posting Anda.
    Untuk memasang aplikasi di Ziddu itu apakah termasuk “komersialisasi” saya kira kembali ke niatan yang memasang.

    demikian comment saya dan saya tak akan membuat ini menjadi polemik. Saya cuma memberikan opini saja.

    ini juga pendapat pribadi karena saya juga bukan blogger profesional.

    oya FYI, saya dapat SMS dari pemred Pulsa kalau mereka mengakui kekhilafan dalam artikel mereka.

    baca juga sedikit ttg backlink di
    http://mtamim.multiply.com/journal/item/135/Dari_Blog_Ke_Buku

    thks

    @mtamim, terima kasih atas komentar mas tamim disini. Saya sendiri sejak mulai “aktif kembali” ke blog pertengahan tahun 2008, tertarik dan hanya pengen belajar ngeblog, dan penasaran dengan beberapa hal tentang ngeblog terutama tentang traffic dan bisnis di internet. Nah apabila postingan saya tentang java yang lalu, mengganggu mas tamim, sekali lagi saya minta maaf yang sebesar-besarnya. Selain itu link postingan download ziddu untuk aplikasi mas, saya hapus mulai sekarang.
    Sebagai sesama muslim saya ngga mau berselisih paham hanya gara-gara hal ini. Seperti mas bilang kalau didebatkan akan menjadi panjang. Jadi perbedaan persepsi kita akhiri disini, wong saya juga lagi belajar. Untuk koreksinya, saya berterima kasih buanget, hehe maklum saya blogger newbie, kalau memang saya salah.. mohon dimaafkan. maturnuwun.

  5. risti says:

    hmm….. u comment i follow, asyik nih….

  6. [...] karena tahu pasti bahwa mereka tidak akan mendapatkan link back. ow ternyata ada hubungannya dengan cerita gw tentang backlink kemaren. Dan akhirnya, blog anda jadi sedikit [...]

Leave a Reply