Apakah Anda Kecanduan Internet?

Tidak bisa dipungkiri, uforia internet memang sudah mulai menyebar ke segala pelosok dunia. Tidak kecil tidak besar, tua atau muda, wanita atau laki-laki, bahkan anak-anakpun hampir bisa dipastikan, 90% mengenal minimal pernah mendengar kata internet. Tidak pula saya, yang setiap hari tidak pernah lepas dengan namanya INTERNET.

Bayangkan saja, anggap saja waktu saya di kantor dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore, saya tidak lepas dari urusan duduk di depan komputer, ketak ketik, puter-puter mouse, klak klik, tak lain dan tak bukan ya urusan seputar internet. Dari mulai chatting, blogging, baca email, coding, browsing dan sebagainya. Walaupun itu bukan aktifitas primer saya, toh saya pasti meluangkan waktu disamping buka Office, Power Point, Excel atau alat bantu kerja saya yang lain, pasti terbuka pula minimal Yahoo Messenger dan Firefox. Lepas dari komputer paling jam istirahat, ada meeting atau kalau lagi kerja di luar kantor.

Sampai rumahpun, aktivitas itu tidak pula berhenti. Setelah bermain, canda gurau dan ngobrol dengan anak dan istri, paling ngga nyampe 2-3 jam, petualangan internet dimulai lagi. Maklum paling lama jam 9, anak saya harus sudah tidur biasanya sih jam 7-8 malam. Dan pastinya yang ngelonin bundanya.. tau sendiri kalo lagi ngelonin.. yang tidur sapa duluan???? Kebetulan lagi di rumah pasang internet fastnet yang cuman cepekan sebulan, unlimited lagi. Duh sapa yang ngga ngiler pengen ngenet terus? Ya ujung-ujungnya.. paling cepet jam 9 malam saya sudah bergerilya lagi di dunia maya sampai jam 12 malam. Itupun kadang bisa sampai jam 1-2 malam.

Kalau dihitung-hitung jam 9 pagi sampai jam 5 sore saya menghabiskan waktu kurang lebih 6-8 jam di depan komputer dan ngenet. Sedangkan di rumah saya menghabiskan waktu anggap saja dari jam 9 malam sampai jam 12 malam jadi kurang lebih 3 jam. Nah loh.. sehari berarti saya menghabiskan waktu buat surfing internet selama 11 Jam! Jadi saya menghabiskan waktu hampir separuh hari untuk ngenet.. sisanya tidur dan aktifitas lainnya. Dan parahnya lagi, aktifitas ini telah saya lakukan dari tahun 2000an sampai sekarang dengan intensitas naik turun tentunya. Hitung sendiri ya berapa lama saya beraktifitas di internet sampai tahun ini. hehe.

Nah terpikir oleh saya, apakah saya seorang pecandu internet? dari hasil googling di internet, ada beberapa artikel yang menarik buat saya, misalkan tentang Internet Addiction Test yaitu tes untuk pengukur tingkat kecanduan internet kita. Anda bisa mencobanya juga disini. Isinya 20 pertanyaan dengan beberapa pilihan jawaban. Dan hasilnya.. skor saya 40 point. Dalam resumenya, dikatakan bahwa: 20 – 49 points: You are an average on-line user. You may surf the Web a bit too long at times, but you have control over your usage. Intinya saya banyak ketergantungan ngenet, namun masih terkontrol penggunaannya dan kayaknya sebentar lagi nyaris ke tahapan kedua hehe. Walah berarti ada yang lebih parah dunk? Bener. lihat saja jika kita dapat point 80 – 100 points: Your Internet usage is causing significant problems in your life. artikan sendiri ya…

Salah satu artikel ini mengulas lebih lanjut tentang mewaspadai kecanduan internet. Ada beberapa hal yang perlu diketahui tentang tanda-tanda umum kecanduan internet:

  1. Selalu ingin menghabiskan lebih banyak waktu di internet sehingga akan menguras waktu efektif yang ada.
  2. Jika tidak menggunakan internet, muncul gejala-gejala penarikan diri seperti kecemasan, gelisah, mudah tersinggung, bergetar, menggigil, gerakan mengetik tanpa sadar, obsesif, hingga berkhayal atau bermimpi mengenai Internet.
  3. Jika terhubung dengan internet, gejala-gejala penarikan diri tersebut akan hilang ataupun berkurang.
  4. Mengakses internet lebih lama dari yang di niatkan.
  5. Cukup banyak porsi kegiatan yang digunakan untuk aktivitas terkait internet, termasuk e-mail, browsing, dan chatting.
  6. Mengurangi kegiatan penting, baik dalam pekerjaan, sosial atau rekreasi, demi menggunakan internet.
  7. Hubungan sosial, pekerjaan, atau pendidikan terancam terganggu karena penggunaan internet yang berlebihan.
  8. Internet digunakan untuk melarikan diri dari perasaan bersalah, tak berdaya, kecemasan, atau depresi.
  9. Menyembunyikan penggunaan internet dari keluarga atau teman.

Beberapa tanda umum diatas, memang saya alami juga, namun ada beberapa yang insyaAllah jangan sampai mengalaminya. Jadi menurut saya, kecanduan saya masih dalam taraf rendah menuju tengah. *membela diri. Bahkan ada pula lelucon tentang kecanduan internet yang salah satunya seperti ini: “Anak-anak Anda diberi nama: Joko.gov agar kelak dia jadi Pegawai negeri sipil : Susy.org agar kelak jadi cewek matre; dan Tole.edu agar kelak dia jadi mahasiswa abadi”. Selengkapnya baca disini.

Situasi tersebut akan menjadi lebih parah jika anda berada dilingkungan pecandu internet juga. baca artikelnya disini. Terus kalau sudah seperti itu bagaimana cara mengatasinya? Berikut salah satunya tips mengurangi kecanduan internet:

  1. Cari tau masalahnya
  2. Kenali Pemicunya
  3. Kurangi dikit demi sedikit
  4. Ubah pola kebiasaan online
  5. Atur ulang jadwal rutinitas

Selain itu ada Ada pula artikel teknik penyembuhan “Internet Addiction Disorder (IAD)” dengan mengenali penyebabnya bukan gejalanya. Bisa anda baca disini. Apabila anda merasa kesulitan dengan tips diatas, andapun bisa menggunakan jasa pusat rehabilitasi seperti di detik yang menginformasikan ada Pusat rehabilitasi di China yang dinamakan “The Internet Addiction Treatment Centre” (IATC). Di Indonesia sudah ada belum ya???? Nah akhir dari tulisan saya ini adalah sebuah pertanyaan saja,

Apakah anda seorang pecandu internet juga?

*) dikumpulkan dari berbagai sumber (link inside)

Popularity: 3% [?]

faktor penyebab kecanduan internet, penyebab kecanduan internet, kecanduan internet, hubungan kontrol diri dengan kecanduan internet, faktor penyebab kecanduan, hubungan antara kontrol diri dengan kecanduan internet, , bekerja diluar rumah 6-8 jam, faktor kecanduan internet, faktor-faktor penyebab kecanduan internet, internet surfing addiction, penyebab kecanduan online, 3 hubungan antara kontrol diri dengan kecanduan internet, alat ukur internet addict, alat ukur internet addiction disorder, artikel mengenai kecanduan komputer, artikel penyebab kecanduan internet, artikel penyebab kecanduan komputer, artikel tentang kecanduan internet, artikelkecanduan internet, cara meminimalkan harga waktu ngenet di internet, cara mengatasi anak kecanduan internet, cara mengatasi gerakan sosial di dunia maya terancam maya, cara mengatasi kecanduan chatting, cara mengatasi orang yang kecanduan internet, cara mengatasi untuk tidak addicted dengan dunia maya, cerita komputer dan internet, computer addicted disorder, download bukan di puterin di download mp3 tak ada yang abadi, dunia maya/kecanduan facebook, facebook addicted, facebook addiction disorder, faktor kecanduan facebook, faktor penyebab anak-anak kecanduan internet, faktor penyebab dari penggunaan internet, faktor penyebab kecanduan facebook, faktor penyebab orang sampai kecanduan internet, , faktor-faktor penyebab kecanduan facebook, hubungan kecanduan bermain internet dengan kontrol diri, hubungan kontrol diri dengan kecanduan facebook, internet addict disorder, internet addict test, internet addicted, internet addiction tahapan ketergantungan, jika kecanduan chatting, kecanduan dunia maya, kecanduan internet salah satunya facebook, kecemasan menggunakan internet, komputer lebih 8 jam kesan

Related posts

Tags: , , ,

3 Responses to “Apakah Anda Kecanduan Internet?”

  1. [...] Indonesia saya rasa internet akan semakin meluas, terlihat mulai dari semakin ngetrennya demam fesbuk aka facebook, sampai-sampai saykoji pun bikin lagu tentang Online.. Online… Pihak Operator telekomunikasi [...]

  2. Heryan Tony says:

    Kalo saya mungkin sudah skor 80-100

  3. [...] rumah. Selingkuhan pertama dan paling sering saya gauli adalah Komputer dan Internet. Tahu sendiri, cerita saya yang lalu, tiap hari bisa menghabiskan berjam-jam di depan komputer kalau ada koneksi internet. Untuk [...]

Leave a Reply